Cara Membuat Coklat | Artikel Tentang Cara Membuat Coklat

Cara Membuat Coklat | Artikel Tentang Cara Membuat Coklat
4.69 (93.76%) 136 votes

Cokelat adalah produk makanan yang banyak disukai orang. Oleh karena itu banyak jenis makanan jadi yang menggunakan bahan baku cokelat. Mulai dari cokelat batangan, kue cokelat, hingga minuman hangat yang dibuat dari cokelat yang dilelehkan. Apapun jenisnya, semua itu bermula dari pohon yang menghasilkan buah yang disebut dengan kakao. Pada tulisan kali ini akan dijelaskan mengenai cara membuat coklat dari buah kakao.

Kakao adalah tanaman yang diperkirakan berasal dari Brazil. Meskipun demikian tanaman ini sekarang banyak dibudidaya dalam skala industri, terutama di wilayah Amerika Selatan dan Afrika. Petani di Indonesia banyak juga yang membudidayakan cokelat, walaupun skalanya belum mendekati hasil produksi di wilayah utama lainnya.

Cara Membuat Coklat

Cara Membuat Coklat

Tanaman kakao biasanya dipanen secara manual oleh tenaga kerja yang beroperasi di perkebunan. Buahnya dipetik dengan tangan dengan bantuan pisau. Setelah dipanen, buah akan dibuka dan isinya dikeluarkan. Bagian dalam buah diisi dengan daging buah lembut berwarna putih dengan jumlah biji sekitar 20 hingga 40 butir. Daging buah berikut dengan bijinya yang sudah dikeluarkan, kemudian disimpan dalam kotak dan ditutup dengan daun pisang. Buah dan biji dalam kotak dibiarkan selama kurang lebih 1 minggu agar mengalami fermentasi.

Cara Membuat Coklat

Cara Membuat Coklat

Ketika proses fermentasi telah selesai, selanjutnya daging buah yang sudah kering dipisahkan dari bijinya. Biji inilah yang dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan cokelat apabila sudah diproses lebih lanjut. Biji yang sudah bersih dari daging buah akan dijemur hingga kering. Proses ini bisa berlangsung selama 1 minggu, tergantung pada kondisi cuaca. Biji yang sudah dikeringkan kemudian dikirimkan ke pabrik cokelat yang akan memprosesnya.

Biasanya setelah tiba di pabrik, hal pertama yang dilakukan adalah membersihkan biji kakao kering sebelum diletakkan di gudang penyimpanan. Didalam pabrik, biji kakao selanjutnya akan dipanggang. Tergantung bijinya, proses pemanggangan bisa berlangsung antara ¬Ĺ hingga 2 jam. Agar biji tidak gosong selama proses pemanggangan, maka alat yang digunakan biasanya berbentuk drum besar yang berputar secara otomatis. Pemutaran drum ini membuat proses pemanasan menjadi merata dan pada saat yang sama mengaduk-aduk biji yang berada didalam drum agar tidak gosong.

Biji kakao yang telah dipanggang harus dipecahkan dari cangkangnya sebelum bisa digunakan untuk membuat cokelat. Hal ini dilakukan dengan bantuan mesin yang didesain khusus untuk memecahkan cangkang. Ketika cangkang telah dipecahkan, maka bagian inti bijinya akan terlihat dan siap untuk diubah menjadi cokelat. Biasanya inti biji kakao dari jenis yang berbeda dicampurkan untuk menghasilkan aroma dan cita rasa cokelat yang diinginkan.

Inti biji kakao selanjutnya digiling hingga halus. Proses penggilingan ini menyebabkan pasta cokelat keluar dari inti biji. Panas yang dihasilkan dari proses penggilingan juga menyebabkan sebagian dari pasta meleleh. Campuran pasta yang meleleh tersebut menghasilkan cairan cokelat. Cairan ini sudah bisa digunakan langsung sebagai bahan baku makanan, namun lebih sering diproses lebih lanjut.

Cara Membuat Coklat

Cara Membuat Coklat

Biasanya didalam pabrik, pasta akan dipisahkan dari cairan cokelat. Hasilnya adalah produk yang disebut dengan bubuk cokelat. Cokelat dalam bentuk cair dapat dipadatkan, misalnya untuk dicetak menjadi cokelat batangan, dapat dilakukan dengan menambahkan bahan tertentu. Pasta cokelat selalu ditambahkan ke cokelat padat berikut dengan komposisi lain, seperti gula, tepung susu atau vanila untuk menghasilkan campuran yang diinginkan.

Ketika beberapa bahan berbeda telah dicampurkan ke cokelat cair, maka masih ada beberapa proses tambahan yang harus dilewati. Campuran tersebut selanjutnya digiling tipis agar bisa melewati proses yang disebut dengan conching. Proses ini bisa berlangsung beberapa jam hingga 3 hari. Cokelat dengan kualitas tinggi biasanya melewati proses conching dengan periode yang lebih lama lagi, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih halus.

Setelah itu hasilnya akan diangai pada alat khusus yang bisa mengatur suhu dengan tepat. Ini dilakukan agar cokelat membentuk formasi kristal tertentu. Selama proses ini, cokelat akan diaduk secara terus-menerus yang dilakukan dengan alat yang sama. Cokelat yang diolah dengan baik akan menghasilkan suara yang renyah ketika dipatahkan. Ciri khas lain yang bisa ditemui adalah cokelat akan meleleh pada temperatur tubuh. Cokelat yang sudah mempunyai karakteristik semacam itu, selanjutnya dilelehkan dan dituang dalam cetakan yang selanjutnya sudah bisa dijual. Begitulah kurang lebih cara membuat coklat dari biji kakao.

Sumber gambar bit.ly/1aGz7Gx dengan lisensi Creative Commons Attribution-Share Alike 2.5 Generic

resepmasakanku.co