Contoh Makalah Pendidikan – Kumpulan Informasi Terlengkap Contoh Makalah Pendidikan

Contoh Makalah Pendidikan – Kumpulan Informasi Terlengkap Contoh Makalah Pendidikan
4.52 (90.44%) 110 votes

Berikut adalah Contoh Makalah Pendidikan yang membahas tentang kaitan iptek dan budaya membaca.

Perkembangan dan kemajuan masyarakat sangat ditentukan oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Dinamika iptek tidak bisa dipisahkan dari adanya penemuan para ahli dalam berbagai  bidang.  Penemuan para ahli iptek tidak terjadi secara tiba-tiba melainkan melalui proses yang panjang dan penuh dengan perjuangan.

Contoh Makalah Pendidikan

Contoh Makalah Pendidikan

Melalui kegiatan membaca seseorang dapat memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan yang lebih luas. Dengan memiliki sebanyak mungkin informasi dan ilmu pengetahuan maka wawasan seseorang dapat berkembang. Wawasan yang luas dan mendalam, memungkinkan seseorang dapat melakukan perenungan dan pengkajian mengenai suatu bidang yang menjadi keahliannya.  Oleh sebab itu ditegaskan bahwa memahami buku merupakan  langkah awal yang sangat mendasar mencapai kemajuan dan perkembangan dalam berbagai bidang kehidupan.  Setiap kemajuan dan perubahan selalu berkaitan dengan kegiatan memahami, karena melalui buku membuat cakrawala berpikir akan berkembang sehingga muncul pembaharuan di tengah masyarakat. Orang-orang besar di dunia terutama yang bergerak dalam bidang ilmu pengetahuan niscaya menjadikan ini sebagai suatu kebiasaan.

Sejarah Islam menunjukkan bahwa  ketika Muhammad akan diutus menjadi rasul dalam rangka menyelamatkan dan menyempurnakan akhlak manusia melalui ajaran Islam, maka kegiatan pertama yang diperintahkan oleh Allah melalui malaikat Jibril adalah “Iqra atau Baca”. Dalam surat Al-Alaq (Segumpal Darah) ayat 1, Allah SWT berfirman “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan” (Departemen Agama RI, 1989 : 1079).

Peristiwa yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW pada saat awal ditetapkan menjadi rasul menunjukkan bahwa membaca sangat penting dalam kehidupan. Nabi Muhammad  SAW diperintahkan oleh Allah SWT untuk memahami apapun yang telah diciptakan oleh Allah. Hal ini menunjukkan bahwa baca merupakan kegiatan yang sangat penting. Namun, membaca bukan berarti hanya membaca buku – buku atau media cetak lain seperti majalah dan surat kabar melainkan apa saja yang bisa dijadikan sebagai sarana membaca seperti alam. Membaca juga berarti membaca fenomena (gejala) sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

Kegiatan ini seharusnya dijadikan kebiasaan hidup sehingga membudaya. Kalau budaya baca sudah tertanam maka dengan sendirinya dapat dikembangkan budaya tulis (penulisan ilmiah) sebab kedua kegiatan ini terkait satu sama lain. Bacalah terutama buku-buku ilmiah, dapat membuat seseorang memiliki wawasan yang luas untuk dituangkan dalam bentuk karya tulis.

Menjadikan baca  sebagai sebuah budaya berlaku untuk semua kalangan, terutama pelajar, mahasiswa, guru dan dosen yang  tidak semudah membalikkan telapak  tangan. Budaya ini perlu ditanamkan sejak dini yakni pada saat anak masih berada di jenjang pendidikan dasar.

Budaya Membaca

Secara sederhana budaya dapat dipahami sebagai suatu perbuatan atau kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang. Budaya mencerminkan suatu perbuatan yang berlangsung terus menerus dengan sukarela artinya perbuatan itu sudah merupakan kebutuhan. Jadi kalau dikatakan membaca merupakan suatu budaya maka maksudnya adalah ia sudah menjadi kebutuhan yang sudah membudaya dalam diri seseorang. Tampaknya bagi masyarakat Indonesia secara keseluruhan belum menjadikannya sebagai suatu budaya. Minat baca sebagian besar masyarakat masih rendah.

Setiap orang terutama pelajar dan mahasiswa niscaya sudah tidak asing lagi dengan kegiatan ini di mana sudah menjadi kebiasaan yang umum ditemukan di kalangan mahasiswa dan pelajar atau pun di kalangan yang berkecimpungan dalam dunia perbukuan. Hal ini dinyatakan dengan tegas oleh Nurhadi (2004 : 1) bahwa :

Semua orang tidak pernah lepas dari perbuatan membaca. Jika anda seorang pelajar atau mahasiswa, maka pekerjaan atau tugas anda sehari-hari adalah bergelut dengan buku-buku. Karena sebagai seorang pemburu ilmu pengetahuan, bukulah sumber ilmu yang paling utama

Kegiatan tersebut sudah sering dilakukan oleh berbagai kalangan terutama pelajar dan mahasiswa. Persoalannya belum semua mahasiswa apalagi pelajar mampu menjadikannya sebagai suatu kebiasaan sehari – hari.    Padahal    yang    paling diharapkan adalah menjadikannya sebagai suatu kebiasaan yang dilakukan secara rutin setiap hari.

Membaca merupakan kata kerja yang kata dasarnya adalah baca. Baca itu sendiri merupakan kata benda yang diberikan awalan “mem” menjadi membaca, dari kata benda berubah menjadi kata kerja. Oleh sebab itu, ia merupakan suatu aktivitas yang dilakukan oleh manusia baik secara fisik maupun secara mental. Secara fisik maksudnya adalah bahwa untuk melaksanakan kegiatan baca maka digunakan indra berupa mata sedangkan secara mental maksudnya adalah berarti menggunakan pemikiran.

Untuk memahami secara mendalam mengenai arti membaca maka terlebih dahulu ditegaskan bahwa ia adalah salah satu bentuk keterampilan dalam berbahasa. Hal ini dikemukakan dengan jelas oleh Tampubolon (1990 : 4) bahwa : “dalam pendidikan bahasa ada empat  kemampuan  bahasa pokok yang harus dibina dan dikembangkan, yaitu : menyimak (mendengarkan),  berbicara, membaca, dan menulis”.

Baca dikategorikan sebagai salah satu kemampuan pokok dalam berbahasa yang harus dibina dan dikembangkan. Berkaitan dengan pemahaman bahwa hal tersebut merupakan salah satu bentuk keterampilan dalam berbahasa, dapat dikemukakan lebih lanjut dengan mengutip pendapat Nurhadi ( 2004 : 26) yang menyatakan bahwa “ hal itu adalah sebuah keterampilan. Setiap orang berbeda kemampuannya dalam memahami buku dan gejala sosial. Tetapi yang jelas semua orang dapat meningkatkan kemampuan membacanya itu”.

Sumber foto: disdik-kalteng.info

resepmasakanku.co