Game Transformers > Catatan Mengenai Game Transformers

Game Transformers > Catatan Mengenai Game Transformers
4.78 (95.64%) 150 votes

Jika ada di antara kalian yang lahir dan besar di era tahun 80an, tentunya mengenal seri mainan milik Hasbro bernama Transformers. Mainan robot yang dapat dirubah menjadi bentuk binatang maupun kendaraan tertentu ini begitu popular di masa nya, hingga diangkat ke dalam film seri kartun. Serialnya pun sempat menghiasi layar kaca stasiun TV lokal di kala itu. Meskipun begitu booming, beberapa game yang didasarkan pada serial peperangan robot ini cukup banyak bermunculan di konsol klasik seperti SEGA dan SNES.

Di awal tahun 2003, sutradara Michael Bay mendapatkan tugas berat untuk mengangkat seri Transformers untuk pertama kalinya ke dalam film layar lebar yang melibatkan aktor manusia. Awalnya proyek tersebut banyak mendapatkan cemoohan, mengingat Bay memutuskan untuk merubah sedikit tampilan dari tokoh robot yang ada guna menyesuaikan dengan perkembangan jaman. Namun tidak dinyana, film besutan Bay sukses secara komersil maupun kritik. Hal ini melanjutkan adaptasi serial tersebut ke platform lain, video game.

Game Transformers pertama dirilis secara bersamaan dengan kemunculan seri film layar lebar pertamanya. Permainan ini tersedia di platform PC dan PlayStation 2. Dengan menggunakan engine grafis 3D terbaru, game ini mampu mengobati kerinduan penggemar akan kisah epik pertarungan Autubots dan Decepticons melalui permainan video.

Game Transformers

Game Transformers

Di seri pertama ini, pemain dapat memilih untuk mengendalikan kubu autobots (robot pembela kebaikan) ataupun decepticons (kubu robot yang ingin menguasai dunia). Setiap karakter yang dipilih akan menyajikan jalan cerita yang berbeda, oleh karena itu game Transformers ini memiliki replay value yang cukup tinggi. Jika kamu memilih jalan cerita dari sudut pandang Decepticons, kamu akan dapat mengendalikan karakter seperti Scorponok, Ravage, Starscream dan Megatron. Di sisi lain, pihak Autobots diwakili oleh beberapa karakter legendaris seperti Bumblebee, Optimus Prime, Rachet, Ironhyde, dan lainnya.

Storyline yang ada di game Transformers pertama mengikuti alur yang sama persis dengan film layar lebarnya. Optimus Prime berusaha untuk mendapatkan kubus energon guna menyelamatkan planet kampung halaman mereka, Cybertron. Namun di sisi lain, pihak Decepticons juga ingin mendapatkan kubus energi itu guna menguasai planet Bumi sekaligus.

Seri pertama tersebut mendapatkan tanggapan cukup baik dari fans, sehingga ketika film kedua rampung digarap, game Transformers berikutnya pun segera dirilis. Dengan judul yang sama persis dengan film layar lebarnya, Revenge of the Fallen, permainan ini menawarkan gameplay yang tidak banyak berubah dibandingkan dengan seri pertama. Hanya saja lebih banyak robot dan karakter yang tersedia untuk dimainkan.

Dari sisi jalan cerita, kalian juga akan menemukan kisah yang sama dengan apa yang dipaparkan di dalam film. Tentunya dengan adanya beberapa bumbu tambahan yang menjadi misi sampingan bagi para gamers. Secara keseluruhan game Transformers seri kedua ini bisa dibilang cukup mononton. Mengingat pada beberapa misi awal, tugas yang harus diselesaikan pemain nampak berulang-ulang. Seperti mengejar robot musuh dalam waktu tertentu atau menghancurkan sebuah objek dalam jarak yang berjauhan.

Ditilik dari sisi grafis-pun, tidak banyak peningkatan yang sifatnya signifikan. Hanya ada beberapa polesan di sana-sini untuk menghilangkan bugs maupun errors. Namun secara garis besar, Revenge of the Fallen tidak menyajikan banyak perubahan dibanding dengan rilis pendahulunya. Tapi patut digarisbawahi bahwa kalian yang sudah menjadi penggemar Transformers sejak lama tentunya jangan sampai melewatkan seri game Transformers yang kedua.

Bagi kalian yang ingin memainkan game Transformers yang tidak didasarkan pada cerita di film layar lebarnya, patut untuk mencoba judul Transformers: Wars of Cybertron. Lain dari dua judul permainan sebelumnya, rilis kali ini mengisahkan peperangan antara kubu Autobots dan Decepticons ketika belum menjalin hubungan dengan manusia. Para penggemar dapat melihat bentuk asli dari para tokoh robot favorit, yang masih belum mengambil bentuk penyamaran dari kendaraan yang ada di bumi.

Banyak fans menyebutkan Wars of Cybertron merupakan game Transformers terbaik yang pernah dirilis di era modern. Grafis yang ditampilkan cukup memukau. Bagi para gamers yang belum mengikuti serial robot ini sebelumnya, dapat mengetahui sejarah di bagaimana akhirnya kubu Autobots dan Decepticon dapat saling bertarung, bagaimana Ironhyde akhirnya memutuskan berpihak pada Decepticon, dan masih banyak plot cerita menarik yang lainnya.

Itulah tadi beberapa judul game Transformers yang saat ini sudah dirilis dan beredar di pasaran. Mengingat fakta bahwa Hasbro masih menggunakan karakter robot-robot ini sebagai bahan jualan utama, maka tidak menutup kemungkinan masih akan ada banyak judul lain yang dirilis di masa mendatang. Tetap pastikan kalian mengunjungi situs ini untuk mendapatkan update kabar berita terbaru.

Sumber gambar: http://tformers.net/i/r/rfgame/9.jpg

resepmasakanku.co