Kemerdekaan Indonesia | Kumpulan Catatan Terlengkap Kemerdekaan Indonesia

Kemerdekaan Indonesia | Kumpulan Catatan Terlengkap Kemerdekaan Indonesia
4.85 (97.02%) 130 votes

Negara Kesatuan Republik Indonesia secara resmi memproklamirkan kemerdekaannya pada hari jumat tanggal 17 agustus 1945 atau 17 agustus 2605 tahun Jepang. Arti kemerdekaan itu sendiri adalah terlepas dari segala bentuk penjajahan dan pemerasan dari pihak-pihak kolonialis. Menurut beberapa keterangan sejarah nasional Indonesia, bahwa kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 agustus 1945 adalah suatu momentum yang tepat.

Sebelumnya para pemuda Indonesia membentuk Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dalam bahasa jepang Dokuritsu Junbi Cosakai dipimpin oleh Radjiman widyodiningrat untuk mengupayakan kemerdekaan RI atas penjajahan Jepang. Keadaan berubah setelah Hiroshima di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 agustus 1945, membuat BPUPKI berganti nama menjadi Pantia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dalam bahasa jepang Dokuritsu Junbi Inkai sebagai badan yang mempertegas tujuan menuju kemerdekaan RI. Kabar selanjutnya terdengar dari radio bahwa sekutu melancarkan bom atom kembali dijatuhkan di Nagasaki pada tanggal 9 agustus 1945.

Saat itulah Soekarno, Hatta dan Radjiman menemui Marsekal Terauchi komandan perang Jepang wilayah Asia tenggara di Dallat, Saigon, Vietnam. Marsekal Terrauchi pada tanggal 12 agustus 1945 memberikan kemerdekaan Indonesia dan segera di proklamirkan dalam waktu dekat sekitar tanggal 24 agustus 1945. Sebelumnya Sutan Syahrir dan kelompok gerilyanya berniat untuk memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 10 agustus 1945 dan menolak kemerdekaan Indonesia sebagai hadiah dari Jepang, karena kabar terdengar di radio jatuhnya Jepang pada sekutu.

Kemerdekaan Indonesia

Kemerdekaan Indonesia

Gejolak terjadi dari beberapa golongan pemuda disatu sisi golongan pemuda menginginkan proklamasi secara cepat, karena pertemuan di Dallat dianggap permainan Jepang untuk membentuk nasionalis terhadap Jepang. Sedangkan golongan tua meminta agar tidak terburu-buru karena nanti akan terjadi pertumpahan darah saat proklamasi di bacakan. Pergolakan para pemuda semakin tidak terkendali pada saat Soekarno dan Hatta diculik dan di bawa ke rumah laksamana muda maeda di rengasdengklok pada tanggal 16 agustus 1945. Mereka memaksa segera proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan besok tanggal 17 agustus 1945. Naskah diketik oleh sayuti melik setelah direvisi dengan tulisan tangan oleh Soekarno dan Hatta. Pada pukul 10 pagi tanggal 17 agustus 1945 di Jl.pegangsaan timur no.56 telah berkumpul seluruh pemuda dari semua golongan. Pembacaan Proklamasi dimulai oleh Soekarno di dampingi oleh Hatta, tanpa ada persiapan rekaman radio maupun video hanya kamera foto yang tersedia saat itu. Setelah itu pada tanggal 18 agustus 1945 PPKI mulai mengadakan sidang untuk membahas mengenai rancangan UU dan pemilihan Presiden beserta kabinetnya.

Kabar kemerdekaan Indonesia terdengar oleh pihak Belanda dan sekutunya, dan telah ditetapkan Soekarno-Hatta sebagai Presidennya. Pada hari minggu tanggal 19 Desember 1948 setelah PKI di hancurkan di Madiun Belanda menyerang Ibukota RI lewat udara dan laut. Belanda menahan Presiden Soekarno dan Moh.Hatta setelah berhasil menduduki ibukota Jakarta, jadi Belanda merasa sudah dapat menaklukkan RI tinggal melucuti tentara-tentaranya. Ternyata Belanda salah perkiraan ternyata rakyat Indonesia tidak mau menyerah pada Belanda dan melakukan perlawanan dari daerah-daerah semakin genjar dipimpin para TRI (sebelum TNI).

Seluruh pasukan TRI dan beberapa tokoh-tokoh politik berkumpul di Yogyakarta, Belanda mendengar kabar itu dan melancarkan invasi ke kota tersebut. Sebelumnya Belanda meminta PBB untuk memberikan hak atas kepemilikan Negara RI karena Soekarno dan Hatta sebagai pemberontak serta mengaku sebagai presiden dirasa kurang mampu memimpin negara tersebut, akhirnya ditangkap. Sultan Hamengku Buwono IX mendengar kabar tersebut dari radio BBC lalu memerintahkan Letkol Soeharto untuk memimpin serangan umum atas invasi Belanda di Yogyakarta. Peristiwa tersebut akhirnya dikenal dengan serangan umum 1 maret 1949 dan membuka tabir kebohongan Belanda pada PBB. Soekarno dan Hatta dibebaskan Belanda atas permintaan PBB, lalu terjadilah konferensi meja bundar (KMB) pada tanggal 1 juli 1949 antara Belanda dan Indonesia disaksikan oleh PBB. Hasilnya tentara Belanda ditarik dari Yogyakarta dan TNI (TRI sudah menjadi TNI) diperintahkan masuk kota.

Setelah itu Belanda meminta diadakan KMB lagi dan terjadi pada tanggal 27 Desember 1949, untuk menyatakan bahwa belanda akan mengakui kemerdekaan Indonesia sebagai negara federal dikenal dengan nama RIS, dan akan menarik seluruh tentara Belanda beserta warga sipilnya dari wilayah RIS. Belanda tidak mengakui kemerdekaan Indonesia 17 agustus 1945 karena tidak sah belum mendapat persetujuan Ratu Yuliana Kerajaan Belanda, melainkan tanggal 27 Desember 1945 sebagai negara federal bukan negara kesatuan sesuai perundingan KMB.

Sumber gambar:
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/6d/Flag-map_of_Indonesia.png

resepmasakanku.co