Lari Jarak Jauh

Lari Jarak Jauh
4.13 (82.5%) 8 votes

Lari jarak jauh merupakan salah satu cabang olahraga atletik. Biasanya olahraga ini memakan jarak yang bervariasi dengan lokasi yang berbeda-beda. Adapun jarak yang ditempuh baisanya berkisar antara 5.000 hingga 10.000 di dalam lintasan, dan sebesar 42.195 meter untuk lari marathon. Sementara itu, jenis start yang digunakan pada teknik olahraga ini biasanya dimulai dengan start berdiri. Sejenis olahraga atletik ini merupakan olahraga yang paling banyak diminati oleh para atlit lari. Nah, untuk lokasi pada lari marathon dan cross country biasanya dilakukan di luar lintasan stadion.

 

Bagi pelari jarak jauh, hal yang paling penting adalah mental dan ketahanan fisik. Kebanyakan orang beranggapan, bahwa lari jarak jauh yang sebenarnya adalah lari marathon. Namun, yang paling penting semua jenis olahraga ini memerlukan ketahanan fisik. Seperti kita ketahui, lari dengan jarak yang sangat jauh membutuhkan ketahanan fisik yang kuat serta energi yang besar dari pelari tersebut. Sementara itu, mental diperlukan agar pelari selalu fokus selama pertandingan berjalan.

Image Courtesy of Stockimages/FreeDigitalPhotos.net

Image Courtesy of Stockimages/FreeDigitalPhotos.net

Image Courtesy of Stockimages/FreeDigitalPhotos.net

Sejarah Lari Jarak Jauh Marathon

Seperti kita ketahui, lari marathon merupakan sejenis lari jarak jauh paling populer di Indonesia saat ini. Nah, ada yang tahu sejarah dari lari marathon ini? Ya, sejarah nama Marathon awal mulanya berasal dari bangsa Yunani, yaitu sebuah kota yang berada di Yunani. Adapun asal mula kata ‘Marathon’ dijadikan cabang atletik adalah ketika tahun 490 SM di Yunani terjadi sebuah perang besar yang melibatkan seseorang pembawa pesan. Ia berlari dari kota Marathon menuju kota Athena untuk memberikan kabar kemenangan dengan berlari tanpa henti sejauh 43 km. Hingga akhirnya pemberi kabar itu pun meninggal dunia akibat kelelahan. Nah, pada saat itulah dikenal dengan nama ‘Marathon’ yang hingga saat ini menjadi salah satu cabang olahraga atletik yang populer hingga Indonesia.

Untuk menjadi seorang atlit lari jarak jauh, maka seseorang memerlukan persiapan yang lebih matang. Karena, pada dasarnya sejenis cabang olahraga atletik ini membutuhkan kekuatan fisik yang tangguh untuk menaklukan jarak yang sangat jauh. Sehingga, jika tidak mempersiapkan dengan matang, bisa jadi Anda terkena cedera. Untuk memulai kegiatan cabang olahraga ini, bisa dilakukan secara bertahap terutama bagi Anda yang baru mencoba. Jika Anda ingin menjadi seorang atlit marathon, maka jangan memasang target yang justru dapat membebani diri Anda. Nah, untuk memulainya sebaiknya ikuti tips latihan marathon yang akan dibahas di bawah ini.

Lari Jarak Jauh Luar Lintasan

Lari Jarak Jauh Luar Lintasan

Image Courtesy of Sura Nualpradid/FreeDigitalPhotos.net

Tips Latihan Marathon

Untuk mengoptimalkan kekuatan berlari saat olimpiade, sebaiknya lakukan tips latihan lari jarak jauh berikut ini :

  1. Perhatikan Kondisi Fisik. Hal pertama yang harus diperhatikan ketika Anda ingin berlari marathon adalah perhatikan kondisi fisik Anda. Upayakan Anda dalam keadaan yang sehat dan kuat. Lari jarak jauh bukanlah sekedar lari mengelilingi lapangan. Tetapi, berkaitan dengan jauhnya jarak yang bisa Anda tempuh ketika latihan. Selain itu, demi memaksimalkan kemampuan berlari Anda maka lakukan latihan secara rutin dan bertahap. Jangan dulu mengambil jarak sejauh 10 km untuk latihan Anda. Karena, kekuatan tubuh perlu beradaptasi dengan latihan yang Anda lakukan.
  2. Latihan Rutin Mulai Dari 30 Menit Hingga 2 Jam. Untuk menjadi seorang pelari marathon yang tangguh, maka Anda harus membuat program latihan secara rutin. lakukan latihan dimulai dari 30 menit hingga 2 jam sebisa Anda. Karena untuk mendapatkan manfaat yang optimal, jadwal latihan harus diprogram lebih teratur.
  3. Optimalkan Kemampuan Berlari Anda. Jika Anda berkomitmen untuk latihan lari jarak jauh. Maka hindari jalan cepat, dan optimalkan latihan lari Anda. Jadi, ketika latihan jangan mencampurkan lari dengan berjalan kaki cepat. Adapun jika memang Anda kelelahan, upayakan tetap lari pelan. Kenap tidak boleh mencampurnya? Dikarenakan jika latihan dicampur dengan jalan cepat, justru akan melemahkan kekuatan otot-otot Anda. Sedangkan jika kekuatan otot meningkat, maka nafas juga tidak terengah-engah, selain itu kecepatan lari juga bisa meningkat.
  4. Pertahankan Kecepatan Lari Tetap Stabil. Tips latihan lari jarak jauh selanjutnya adalah pertahankan kecepatan lari Anda dengan stabil. Hal ini untuk mempertahankan kondisi tubuh Anda agar tetap hangat. Suhu tubuh pelari sangat berpengaruh pada kecepatan lari. Tips ini juga berlaku ketika Anda memasuki olimpiade marathon. Selain itu, alasan ini juga berlaku saat Anda mencampurkan latihan dengan berjalan kaki. Jika tiba-tiba Anda mencampurkan latihan dengan jalan kaki, maka suhu tubuh menjadi dingin. Sehingga membutuhkan energi yang lebih besar lagi untuk memulai latihan dari awal.
    Berhenti berlari ketika latihan akan membuat seseorang menjadi malas berlari. Sehingga Anda tidak mendapatkan manfaat dari lari marathon yang Anda lakukan. Oleh karena itu, jaga kecepatan berlari Anda dengan stabil agar Anda tidak kelelahan dan menyebabkan Anda berhenti berlari di tengah jalan.
Stabilkan Kecepatan Lari Ketika Latihan

Stabilkan Kecepatan Lari Ketika Latihan

Image Courtesy of Sura Nualpradid/FreeDigitalPhotos.net

  • Latihan Tepat Mencegah Cedera. Latihan dengan cepat tak hanya memaksimalkan kecepatan berlari Anda, tetapi juga dapat mengurangi resiko cedera saat latihan. Jadi, persiapkan dengan baik kondisi Anda jangan memaksakan diri untuk berlatih tanpa persiapan sama sekali. Hal ini juga berlaku saat Anda mengikuti olimpiade lari marathon. Untuk mengikuti olimpiade lari jarak jauh, jika Anda memaksakan mencapai hingga garis finish justru akan menyebabkan otot-otot Anda cedera.
  • Latihan Didampingi Oleh Instruktur. Nah, untuk mengoptimalkan lari jarak jauh sebaiknya Anda berlatih dengan didampingi oleh instruktur. Carilah instruktur yang mengerti anatomi tubuh, untuk melihat kesehatan fisik, psikologis dan ketahanan tubuh Anda. Hal ini agar latihan lebih terprogram dengan baik.

Nah, itulah 6 tips pola latihan jarak jauh yang harus Anda ikuti agar latihan membuahkan hasil yang optimal ketika Anda mengikuti olimpiade Marathon!

resepmasakanku.co