Peluang Usaha Dengan Modal Kecil | Tulisan Tentang Peluang Usaha Dengan Modal Kecil

Peluang Usaha Dengan Modal Kecil | Tulisan Tentang Peluang Usaha Dengan Modal Kecil
4.72 (94.48%) 184 votes

Apa yang Anda pikirkan Anda ingin berbisnis tapi modal tak punya, kecil atau pas-pasan? Masalah Peluang Usaha Dengan Modal Kecil  banyak melanda para entrepreneur muda yang galau ingin berbisnis tapi tidak cukup modal. Jika Anda adalah salah satu dari orang-orang dengan kantong tipis tapi ingin punya toko/usaha sendiri, jangan malu untuk berusaha dari nol.

Tentunya Anda harus menyiasatinya dengan mencari usaha yang sesuai dengan ketersediaan sumber daya yang Anda miliki. Belakangan ini banyak sekali tawaran bisnis di internet maupun di dunia offline yang bisa Anda coba jika Anda tak punya modal besar.

Peluang Usaha Dengan Modal Kecil

Peluang Usaha Dengan Modal Kecil

1. Jadi Reseller

Pertama, carilah supplier atau dropship yang bisa dipercaya yang banyak bertebaran di dunia online. Sebagai contoh, untuk menjadi reseller baju bola, Anda bisa coba cek di resellerbajubola.com sebagai salah satu situs yang memberikan informasi mengenai baju bola yang modis yang bisa dijual. Selain itu banyak situs lainnya. Bukan hanya baju bola saja yang bisa menjadi usaha yang menjanjikan. Tiket pesawat, baju anak-anak, obat-obatan herbal, dan berbagai produk yang kiranya banyak pembeli. Rajin-rajinlah riset di internet agar mendapatkan banyak jalan.

Kalau berhasil menemukan dropship offline  tentu lebih menguntungkan lagi karena kita bisa memastikan kualitas barangnya.

2. Jual Keahlian

Ini khusus untuk mereka yang memiliki keahlian tertentu yang sedang banyak dicari-cari, misalnya penulis artikel, programmer, pembuat blog/website, desainer dan  sebagainya. Anda bisa membuka lapak di kaskus atau buka blog sendiri secara gratis. Bisa juga bergabung di situs freelancer.com atau freenlancer.co.id untuk mencari proyek yang sesuai.

Kalau kita lihat di situs freelancer itu sudah lumayan banyak orang Indonesia yang pernah mendapatkan proyek dari dalam maupun luar negeri. Tapi Anda harus benar-benar ahli, ya, karena jangan sampai kecewakan pelanggan.

3. Kredit

Kalau modal hanya pas-pasan, mari mencoba memberikan kredit tapi fokus saja pada satu barang yang tidak terlalu mahal. Misalnya pakaian, yang dapat dijual dengan sistem kredit. Ingat, jangan pernah membuka kreditan di internet, karena besar kemungkinan penjual ditipu oleh pembeli. Saran saya coba jajakan ke teman atau kerabat saja dulu, ini juga hitung-hitung buat mencari modal tambahan agar nanti sanggup membuka usaha yang lebih besar. Memang ada resikonya: kredit macet. Olehnya, berikan kredit pada teman atau kerabat yang bisa dipercaya.

4. Pengecer

Pengecer ini mirip-mirip dengan reseller. Kalau reseller, memang bisa tanpa modal sama sekali. Hanya cukup dengan gambar atau video barang yang ready stock, kita dapat berjualan di lapak-lapak online dan offline tapi pengecer ini harus sedia modal sedikit untuk beli barang secara grosir untuk kemudian dijual lagi. Walau hanya pengecer, jangan diremehkan, apalagi kalau barang yang dijual itu memang dibutuhkan, misalnya bensin dan minyak tanah. Prinsipnya, jual barang sebanyak-banyaknya.

5. Franchise

Cobalah jadi franchise. Sekarang banyak berbisnis franchise makanan dengan modal kecil, misalnya franchise ayam, pecel lele, dan lain-lain. Hampir sama juga dengan reseller, tapi kita harus keluar modal dengan menyewa tempat berjualan atau minimal menyediakan gerobak. Biasanya barang atau makanan didrop dari pemilik, sementara kita yang menyediakan tempatnya. Jika Anda merasa memiliki letak rumah yang strategis, Anda bisa membuka jualan di depan rumah Anda.

6. Pinjam di Bank, Koperasi atau Bantuan lainnya

Nampaknya mustahil, bank itu pelit untuk para pebisnis amatir yang tidak punya aset. Olehnya, seorang yang ingin pinjam uang di bank untuk tambahan modal harus punya bisnis terlebih dahulu. Oleh karena itu, usaha kita harus jalan minimal 2 tahun. Jika baru mulai dari nol sudah mau pinjam uang di bank, jangan harap diterima. Bila bank sulit menerima pinjaman kita, cobalah pinjam di koperasi, tapi perhatikan tingkat bunganya dan bandingkan dengan tingkat keuntungan yang diproyeksikan. Bila keuntungan rasanya akan lebih banyak digunakan untuk bayar bunga koperasi, sebaiknya jangan pinjam. Karena artinya bisnis kita hanya untuk menghidupi koperasi atau bank. Bantuan lainnya ini banyak bertebaran di kampus. Anda beruntung sekali bila masih mahasiswa. Manfaatkan bantuan usaha untuk mahasiswa.

Kira-kira dari 6 peluang di atas, yang mana yang cocok untuk pembaca?

Sebagai tambahan, apapun usaha yang digeluti butuh konsistensi. Ini penting sekali, karena bisnis dengan modal kecil itu kebanyakan membosankan pada tahap awalnya. Banyak yang patah semangat dan gagal karena tidak sanggup melewati ujian awal: melawan kebosanan. Pelanggan sedikit, pembayaran macet, pembukuan berantakan, rugi adalah masalah-masalah awal dalam bisnis. Itu wajar sekali, karena pemula memang belum berpengalaman. Kegagalan itu akan menjadi pelajaran pengalaman yang tidak didapatkan di bangku sekolah atau kuliah. Jadi, tanggalkan pikiran bosan, carilah jalan secara terus-menerus dengan memperbarui teknik. Jangan lupa banyak-banyak berdoa dan memotivasi diri.

Sumber foto: dewa-usaha.blogspot.com

resepmasakanku.co