Permainan Anak Anak : Informasi Mengenai Permainan Anak Anak

Permainan Anak Anak : Informasi Mengenai Permainan Anak Anak
4.55 (90.96%) 144 votes

Indahnya Permainan Anak-Anak dahulu, berbekal canda tawa bisa membuat hidup menjadi bahagia. Tiada terpikir sedikit pun masalah mendera serta beban yang akan muncul dihadapan mata. Inilah satu dunia nyata tanpa adanya rekayasa serta pengaruh dari pihak manapun, perbuatannya alami sekehendak hatinya. Berkaitan terhadap tumbuh kembang anak dimana selalu bergerak merangkak, maupun berlari kemanapun arahnya mempelajari keseimbangan sekaligus mencapai titik tertentu sebagai tujuan.

Dasarnya karena rasa keingintahuan seorang anak lebih tinggi, melatih syaraf motorisnya berpacu melawan waktu dan terus mencoba sampai segala halnya bisa dilakukan. Dalam proses pengenalannya terhadap dunia, banyak hal bisa dilakukan mulai dari rasa penasarannya memegang segala sesuatu yang menurutnya asing. Mencoba dipelajari sudut demi sudut serta dicoba dengan menggerak-gerakan objek tersebut sesuai keinginannya.

Permainan Anak Anak

Permainan Anak Anak

Teringat masa anak – anak dulu, ketika masih belum ada dunia teknologi kini semakin canggih. Sejumlah peralatan tempur mulai dari batu kerikil, ketapel hingga membuat ayunan dari ranting pohon yang diikatkan tali tambang beserta kayu dibawahnya. Hampir semua waktu bermain dihabiskan seharian didunia sebenarnya, ditanah lapang bersama anak-anak lainnya sebaya.

Kondisi tersebut sungguh tak ada lagi penggantinya hingga saat ini, masih teringat sesuatu bersifat alami yang terkadang berlari, jatuh dan bangun kembali untuk mengejar kawan lainnya.

Ada beberapa permainan anak – anak pada masa lalu, dimana masih bertahan berdasarkan penglihatan di beberapa daerah, yaitu:

  1. Main bersembunyi atau petak umpet
    Cara mainnya cukup mudah, awalnya berkumpul sejumlah teman – teman sebanyak kurang lebih 5 orang, semakin banyak maka inti permainan akan terasa lebih seru. Bermula dilakukan sistem random atau istilah katanya saat ini dikocok seperti arisan. Hanya saja bukan berwujud kertas kecil atau uang sebagai hadiahnya. Melainkan dengan telapak tangan atau jari jemari dilakukan secara serentak, biasanya sambil dibarengi dengan kata – kata “Hompimpa alaiyum gambreng”. Setelah diketahui hasilnya, warna telapak tangan berbeda maka dia jadi pemenang atau yang nantinya bertugas menjaga di sebuah dinding atau bangunan. Sementara teman lainnya menyebar mencari tempat lain untuk bersembunyi baik di semak – semak maupun dibalik dinding. Sang penjaga tadi berhitung mundur sambil memberi kesempatan temannya bersembunyi, setelah tidak ada suara dan perhitungan telah selesai, tugas pencarian siap dilakukan. Pencarian tetap hati – hati dimana sambil menemukan teman, juga harus mengejar tempat jaga jangan pernah sampai didahului yang bersembunyi. Demikian seterusnya.
  2. Main Bentengan
    Hampir sama dengan petak umpet, hanya saja tak perlu menghitung bahkan melakukan persembunyian. Masing – masing regu terdiri dari 5-10 orang menjaga 2 benteng terpisah yang berseberangan. Setiap orang bebas melakukan penyerangan terhadap benteng lawan, tujuannya dengan mengambil tim lawan untuk dijadikan sandera atau semacam tawanan dengan cara menyentuh tangan lawan lebih dulu. Dengan catatan,harus memegang benteng sendiri paling akhir. Tujuan akhir membuat benteng lawan kosong tanpa penjaga, agar nantinya bisa mudah dikuasai oleh regu benteng lainnya. Karena aktifitasnya kebanyakan berlarian, maka sangat dianjurkan permainan ini dilakukan ditanah lapang luas dan mampu menampung banyak orang.
  3. Congklak
    Sebuah permainan dimaan dituntut lebih rapi dan teliti dalam menjalankan. Ada satu wadah semacam plastik berkontur lobang sebanyak 16 buah. Semua lubang tersebut diisi sejenis biji-bijian sebanyak 7 buah pada setiap tempatnya, kecuali lubang terpojok untuk tempat para pemain mengisi pundi bijinya setelah dijalankan. Satu persatu digenggam sekali langkahnya, dan terus menerus sampai biji terakhir jatuh di wadah kosong tertinggal hanya satu yaitu biji kita sendiri. Kemudian, diikuti dengan langkah sang pemain lain. begitu seterusnya sampai tidak ada yang bisa dijalankan lagi pada titik akhir permainannya. Pemenang adalah pemiliki biji dengan jumlah terbanyak dikedua lubang terpojoknya.
  4. Layang – layang
    Menggunakan media semacambenda belah ketupat segi empat dan berbahan dasar kertas atau plastik. Disangga dengan sebatang kayu tipis beserta lilitan benang pada tiap sudut lubangnya agar mampu sebagai pengikat. Setelah itu disambung melalui benang lainnya dalam satu gulungan besar. Mengingat benda ini nantinya sebagai objek utama untuk diterbangkan dan melayang jauh di udara. Oleh karenanya disebut layang – layang. Biasanya jika ada kerabat lainbermain diwilayah lain, ini akan memancing pemain untuk saling mengadu di udara menambah hiburan tersendiri.

Sumber gambar: http://goo.gl/4E6zkE

resepmasakanku.co