Pintu rumah : Catatan Terlengkap Mengenai Pintu rumah

Pintu rumah : Catatan Terlengkap Mengenai Pintu rumah
4.82 (96.34%) 158 votes

Pintu rumah merupakan bagian rumah yang berada di depan, tempat keluar masuk penghuni atau tamu yang datang. Pintu rumah merupakan salah satu bagian utama dari rumah. Pintu rumah memberikan kesan pertama kepada orang yang berkunjung ke rumah Anda. Memilih pintu rumah harus mempertimbangkan kekuatan dan artistiknya agar pintu rumah yang Anda pilih kuat dan indah.

Ada kepercayaan yang menghubungkan kondisi pintu rumah dengan keadaan penghuninya. Diyakini jika pintu rumah dalam keadaan rusak, misalnya susah dibuka mencerminkan keadaan penghuni yang sulit mendapatkan rezeki. Jika pintu rumah sering terbuka, memberikan kesan bahwa penghuni rumah menunggu dikunjungi oleh tamu. Hal tersebut mencitrakan para penghuninya senang dikunjungi oleh tetangga. Dan sebaliknya, jika pintu rumah senantiasa tertutup, maka penghuninya tidak senang dikunjungi.

Biasanya pintu rumah yang dipilih dari bahan kayu. Sebenarnya Anda bisa juga memilih pintu dari bahan PVC, aluminium dan sebagainya. Jika Anda ingin lebih aman, Anda bisa memasang terali di balik pintu rumah tersebut. Pilihlah warna pintu yang cocok dengan gaya pintu Anda. Misalnya pilihlah warna hitam, hijau tua, biru, putih atau burgundy untuk pintu dengan rumah gaya klasik. Orang Indonesia biasanya menggunakan material pintu rumah dari bahan jati. Kayu hati sangat kuat dan tidak mudah dimakan rayap.

Jika Anda ingin membeli atau mengganti pintu rumah Anda, Anda harus mempertimbangkan bahan material, model dan kegunaan pintu rumah.

Pertama, pilihlah jenis bahan pintu Anda. Pastikan kayu apa yang ingin Anda gunakan untuk pintu rumah Anda. Pastikan jenis kayu yang Anda akan gunakan adalah jenis kayu keras seperti jati, mahoni, sonokeling atau kamper. Jika Anda ingin pintu rumah yang kokoh untuk memastikan penyusup tidak mudah masuk, Anda bisa menggunakan pintu berbahan besi.

Kedua, pastikan tebal pintu Anda minimal 4 cm untuk memastikan pintu Anda benar-benar aman dan kuat.

Ketiga, lihat kelembaban kayu pintu Anda. Pilihlah kayu yang sudah kering agar tidak melengkung. Jika Anda membeli pintu, pastikan pintu tersebut sudah dikeringkan dalam pemanas khusus kayu.

Keempat, apa konsep rumah Anda? Jika rumah Anda adalah rumah klasik, maka pilihlah pintu dengan gaya klasik, misalnya dengan ukir-ukiran klasik. Jika rumah Anda bergaya minimalis, pilihlah pintu dengan gaya minimal atau sederhana.

Kelima, perhatikan fungsi pintu. Jika pintu rumah Anda untuk ruangan yang luas, Anda bisa saja memilih pintu biasa. tapi jika ruangan rumah Anda sempit, mungkin Anda harus mempertimbangkan pintu geser sebagai pilihan Anda.

Keenam, tentukan warna pintu rumah Anda. Jika Anda senang pintu klasik, Anda bisa menggunakan warna alami kayu, seperti warna cokelat. Anda bisa juga memilih warna lain sesuai dengan kesan yang ingin Anda tampilkan. Misalnya warna kuning akan memberikan kesan cerah pada rumah Anda, cocok jika perabot rumah Anda berwarna muram; warna hijau akan memberikan kesan tenang dan disiplin; warna biru akan memberikan kesan damai dan santai pada si pemilik rumah.

Anda bisa mengkonsultasikan gaya pintu rumah dengan arsitek kepercayaan Anda. Biasanya arsitek kepercayaan Anda akan memberikan rekomendasi mengenai pintu yang cocok dengan gaya rumah Anda. Namun, Anda perlu memiliki pengetahuan dasar mengenai pintu rumah, agar Anda bisa mendiskusikannya dengan arsitek rumah Anda. Belum tentu arsitek Anda bisa memahami konsep Anda, maka sebaiknya Anda memiliki pengetahuan dasar soal pintu yang baik.

Sebagai tambahan, penempatan pintu rumah Anda bisa menggunakan konsep fengshui. Jika rumah Anda menghadap barat atau barat laut, maka pilihlah warna putih. Rumah yang menghadap ke timur atau tenggara, bisa menggunakan pintu dengan warna cokelat. Jika rumah menghadap ke arah utara, maka gunakan warna hitam sebagai warna pintu, dan jika rumah menghadap barat daya atau timur laut, gunakan warna krem untuk warna pintu Anda.  Tujuannya adalah agar rumah Anda dialiri dengan energi chi yang baik, sehingga berpengaruh positif bagi para penghuni rumah. Nah, agar energi chi bisa masuk dengan leluasa, maka hadapkan pintu rumah Anda pada daerah lapang (luas), jangan di daerah sesak.

Foto: dandsfurniture.net

resepmasakanku.co