Sony Ericson – Informasi Mengenai Sony Ericson

Sony Ericson – Informasi Mengenai Sony Ericson
4.5 (90%) 111 votes

Sony-Ericsson merupakan sebuah nama dari sebuah perusahaan ponsel terkemuka di dunia. Pada tahun 2001, pihak Sony-Mobile dengan berlokasi dan berpusat di Jepang mengadakan kerjasama dengan Ericsson yang berpusat di Swedia. Selama perusahaan telekomunikasi ini berdiri, produk – produk yang dikeluarkan cukup menarik hati para peminatnya. Bagaimana tidak, berbagai ponsel dilahirkan sebagai ponsel tahan lama dan tahan banting. Ini terlihat dari bentuknya yang agak sedikit “gemuk”, dari situlah justru ketahanan didapat secara berlebih. Sony Ericsson pun menambahkan kualitas speaker yang ada, sehingga musik yang kita dengarkan pun lebih enak dan lebih jernih.

Nilai minus tentu saja ada pada produknya maupun pada purna jual nya. Tidak semua produk berpredikat tahan banting, ada saja peluang kerusakan disetiap produk. Purna jual dan pusat servis yang ada di Indonesia (terutama), masih banyak kekurangan dimana tidak setiap kota ada. Sebagai contoh, saya berlokasi di Cilegon dimana kota ini “sebelas duabelas” dengan kota Jakarta atau bisa kita sebut “semi kota besar”. Pengguna produk ini terbilang cukup banyak, bahkan banyaknya hampir menyaingi pengguna ponsel nokia dan Samsung. Tetapi, sangat disayangkan, ketika mengalami kondisi sial atau terjadi kerusakan, otomatis klaim garansi ketika masih berlaku atau pun sudah tidak berlaku seharusnya dapat dilakukan dengan segera. Karena, pusat servis tidaklah didapat, otomatis ponsel Sony Ericsson harus kita taruh pada toko ketika kita membeli barang tersebut.

Sony_Ericsson_Paras_concept_1

Sony_Ericsson_Paras_concept_1

Ini jelas saja membutuhkan waktu sangat lama karena harus menunggu pihak pusat untuk mengambilnya. Belum lagi, tidak sedikit pengguna yang ponsel nya “diobok-obok” oleh pihak pusat, sehingga kerusakan menjalar kemana-mana. Bagi anda merasa umur ponsel lebih dari satu tahun mungkin saja untuk dilakukan servis oleh kerabat atau servis di luar pihak pusat. Tetapi, bagi anda masih mempunyai klaim garansi ini tentu saja merugi secara nominal ketika harus mereparasi ponsel anda pada pihak luar karena mendengar informasi tentang penanganan dari pihak pusat tidaklah kunjung selesai. Itu terjadi hanya pada beberapa pusat servis saja. Tetapi, tetap saja membuat seorang konsumen merugi secara waktu maupun nominal dan tentunya kerugian terhadap produk ini pun semakin besar, karena konsumen menjadi takut dan cemas.

Dapat dikatakan bahwa produk – produknya mempunyai level sekelas Nokia. Tetapi, kenapa pusat servis tidak dapat menjangkau ke daerah – daerah penting lainnya. Apakah karena produknya yang sedemikian tangguh atau cenderung menghemat biaya produksi atau juga ada alasan lain? Untuk sistem operasi, Sony Ericsson memakai Symbian S40 di semua produknya. Di beberapa ponsel pintar, mereka telah membenamkan Bada OS sebagai sistem operasinya. OS tersebut memang tidak banyak di review oleh pengguna ponsel di seluruh Indonesia. Meskipun begitu, Bada OS merupakan sistem operasi yang cukup tangguh mengingat pesaing nya juga merupakan produk tangguh pula, yakni Symbian Anna dan Belle. Tentu saja, OS tersebut di pasangkan dengan ponsel layar sentuh.

Pada tahun 2010, pihak Sony-Mobile membeli sepenuhnya saham Ericsson. Hal inilah yang membuat telepon seluler setangguh Sony Ericsson sulit ditemukan. Saham tersebut bernilai cukup tinggi, yaitu sekitar 13 triliun rupiah. Tetap, apabila anda masih memiliki ponsel Sony Ericsson dan kebetulan , anda masih dapat mereparasi ke pusat servis Sony-Mobile.

Untuk semua produknya, Sony-Mobile memberikan sistem operasi Android. Sekarang, mereka memproduksi ponsel layar sentuh saja. Meskipun hanya layar sentuh, produk mereka masih memperhatikan konsumen yang memiliki biaya terbatas, yakni menciptakan sebuah produk dengan harga terjangkau. Untuk modelnya, Sony-Mobile terlihat lebih dinamis dan elegan. Produk lansiran nya dinilai lebih tipis tetapi tahan lama. Kecanggihan nya pun terlihat lebih memuaskan. Kali ini, Sony memang memberikan kelebihan lebih banyak dibandingkan dahulu ketika masih bergabung dengan Ericsson. Layanan yang diberikan sepertinya masih kurang memuaskan. Kurang lebih sema dengan apa yang sudah diungkapkan di atas.

Pihaknya harus dan segera membenahi pelayanan ini, terutama dari segi servis. Karena, dari beberapa kasus, pelanggan masih tetap dirugikan. Contohnya, semula kerusakan ditemukan hanya pada bagian speaker saja. Entah kenapa, ketika kita melakukan servis, kerusakan timbul dan menjalar kepada bagian lainnya. Parahnya lagi, kerusakan menjalar tersebut disebabkan oleh pengguna itu sendiri. Sudah jelas, pengguna tidak pernah membongkar ponsel nya sendiri. Sebagian oknum di pusat servis masih melakukan trik ini, bahkan ketika klaim garansi masih berlaku, sang oknum dengan tega meminta uang tambahan yang jumlahnya pun tidak sedikit. Meski begitu, masih banyak juga oknum bekerja dengan jujur.

Sekali lagi, kasus ini hanya terjadi di beberapa pusat servis saja. Hingga saat ini, produk lansiran Sony Ericsson masih dapat diacungi jempol. Pasalnya, banyak juga pengguna menggunakan produk Sony Ericsson lebih dari 5 tahun dan hingga saat ini masih dapat digunakan untuk berkomunikasi. Sayangnya, harga jual kembali tidaklah setinggi seperti harga juall dari merek lain, banyak faktor tentunya. Tetapi, jangan melupakan teknologi Cyber-Shot, QuickShare, dan juga Walkman.

Sumber gambar: http://www.concept-phones.com/wp-content/uploads/2010/08/Sony_Ericsson_Paras_concept_1.png

resepmasakanku.co