Surat Lamaran Pekerjaan : Tulisan Terlengkap Tentang Surat Lamaran Pekerjaan

Surat Lamaran Pekerjaan : Tulisan Terlengkap Tentang Surat Lamaran Pekerjaan
4.87 (97.44%) 148 votes

Ketika sebuah perusahaan baru berdiri kemudian membuka iklan lowongan pekerjaan di media cetak, kira-kira apa yang akan terjadi? Ya, tepat sekali. Akan datang ratusan bahkan ribuan  lamaran ditujukan pada perusahaan tersebut. Pihak personalia pun dibuat kelabakan. Bagaimana bisa ia membaca lamaran itu satu per satu. Tentu saja tidak mungkin. Jadi mereka akan melihat pada kesan pertama. Lamaran menarik akan segera menyita perhatian. Dengan demikian, pelamar yang membuatnya  akan mempunyai peluang besar  diterima perusahaan tersebut.

Adapun untuk membuat Surat Lamaran Pekerjaan yang menarik diperlukan seni dan trik tersendiri. Dengan demikian, bisa saja pelamar yang kurang pendidikan atau pengalaman bisa bersaing bahkan mengalahkan pelamar dengan pengalaman dan berpendidikan lebih tinggi. Makanya, jangan membuat permohonan kerja secara sembarangan. Walau kelihatan sepele tetapi ternyata membuat permohonan  seperti itu perlu  perhatian dan keseriusan. Berikut beberapa hal  harus diperhatikan saat membuat surat permohonan kerja.

Surat Lamaran Pekerjaan

Surat Lamaran Pekerjaan

a. Blanko surat lamaran.

Jangan menggunakan blanko surat sudah jadi. Anda akan  dianggap mau gampangnya saja. Selain itu  juga akan dianggap malas oleh pihak personalia. Ingat, tampilan visual bisa jadi seleksi awal surat lamaran kita diterima atau tidak.

b. Buat lamaran sekreatif mungkin.  

Surat lamaran sebaiknya terbagi dalam 3 paragraf. Pembuka, isi dan penutup. Paragraf pertama berisi uraian dari tujuan menulis surat lamaran. Kalimatnya harus  lugas dan menarik perhatian.

Paragaf kedua berisi segala sesuatu   berkaitan dengan kualifikasi, keahlian dan karakter yang dimiliki. Tulis hanya bagian dari pekerjaan ditawarkan. Jangan melebar kemana-mana.

Penutup bisa disi dengan ucapan terima kasih dan harapan pelamar untuk mendapatkan balasannya.

Perhatikan kembali satu hal. Kalimat yang ditulis harus disusun dalam urutan rapi. Jangan membuat surat dimana paragrafnya meloncat-loncat. Hal itu bisa membuat pusing siapapun yang membacanya, termasuk personalia.

 c. Tulis tangan atau ketik rapi.

Sebenarnya tidak ada keharusan surat lamaran itu ditulis tangan. Apalagi jika tulisannya jelek bahkan tidak rapi. Ketikkan  saja surat lamaran di komputer secara rapi. Baca kembali, jangan sampai terdapat kesalahan kata. Kalau perlu, gunakan bingkai agar kelihatan lebih menarik. Tampilan visual seperti itu dapat menarik perhatian lebih dahulu dibandingkan hanya tulisan biasa pada selembar kertas putih.

d. Langsung kepada maksud dan tujuan.

Si pelamar harus to the point mengemukakan bahwa  dirinya berminat pada bidang pekerjaan yang ditawarkan. Jelaskan pula bahwa  sedikitnya Anda menguasai bidang tersebut karena sesuai kualifikasi dan pengalaman kerja yang Anda miliki.

e. Memperkenalkan diri sekaligus mempromosikan diri.

Selain berisi data pribadi, lamaran harus berisi promosi diri. Cantumkan kualifikasi dan prestasi yang telah diraih. Tunjukkan “kehebatan” kita.  Jelaskan hal itu secara singkat dan padat dalam surat lamaran. Jangan terlalu panjang lebar pembahasannya karena bisa memberi kesan membosankan. Kemudian kupas lebih dalam dalam curriculum vitae atau daftar riwayat hidup.

f. Perhatikan ‘jangan’ berikut ini.

Jangan menggunakan kata-kata dimana menyanjung  perusahaan sebagai perusahaan terbaik. Anda dapat dianggap sebagai pelamar  sok tahu. Juga jangan mengeluhkan pekerjaan Anda sebelumnya karena dapat dikira Anda meminta belas kasihan. Juga jangan mengatakan kalau Anda dapat mengerjakan semua jenis pekerjaan. Spesifiklah memilih satu jenis pekerjaan  diminati. Dengan begitu, akan timbul kesan bahwa Anda memang pelamar  profesional pada bidangnya.

g.  Kemukakan apa yang  mampu Anda berikan pada perusahaan.

Sebagai calon karyawan baru apalagi minim pengalaman, hati-hati dalam menulis surat lamaran. Jangan terlalu kepedean  dengan  menanyakan kemungkinan fasilitas dimana dapat Anda peroleh  dari perusahaan. Untuk masalah itu,  Anda bisa bernegosiasi saat wawancara kerja. Paling baik jika Anda  kemukakan apa yang dapat  Anda  berikan pada perusahaan.

h.Catatan prestasi kerja.

Selain catatan prestasi kerja dalam cv pun Anda bisa mencantumkan penghargaan yang telah diraih. Hal it penting karena biasanya perusahaan melihat calon karyawannya berdasarkan prestasi apa yang kelak bisa dikembangkan oleh pelamar  kepada perusahaan.

Tetapi, jangan memuat daftar pengalaman kerja  terlalu banyak karena bisa memicu salah pengertian. Pelamar bisa dinilai sebagai orang tidak mampu kerja dan tidak punya komitmen. Cantumkan referensi kerja seperlunya saja. Pekerjaan dimana tidak berhubungan dengan posisi pekerjaan  dilamar sebaiknya tidak usah dicantumkan. Pokoknya, tulislah hal-hal yang kira-kira dianggap penting oleh si pembaca surat lamaran (personalia).

Demikian beberapa catatan atau tips dalam menulis permohonan kerja. Semoga bisa diaplikasikan dan menjadikan kita sukses meraih pekerjaan impian.

Sumber gambar : http://www.freedigitalphotos.net

resepmasakanku.co