Surat – Artikel Tentang Surat

Surat – Artikel Tentang Surat
4.73 (94.54%) 116 votes

Surat merupakan alat yang bertujuan untuk berkomunikasi kepada seseorang atau suatu kelompok atau sebuah organisasi secara tersirat di atas sebuah media. Setiap kali kita menyampaikan kabar informasi kepada rekan dan teman pasti kita menyampaikannya melalui sebuah surat. Isi informasi yang tersirat dalamnya sering berisi hal-hal pribadi ataupun berkaitan dengan pekerjaan-pekerjaan antara atasan dengan bawahan.

Jika kita ingin mengirimkan surat kepada seseorang harus melalui kantor pos. Adapun prosedurnya, surat yang akan kita kirim dimasukkan ke dalam amplop, lalu tulis alamat penerima di luar amplop dan dibubuhi perangko. Datang ke kantor pos sambil membawa surat tersebut dan berikan ke counter pengiriman, maka petugas pos akan mengantarkannya ke rumah penerima atau tujuan.

Surat

http://isites.harvard.edu/fs/docs/icb.topic775783.files/letter_writing.jpg

Macam-Macam Surat

  1. Surat Pribadi
    Surat pribadi merupakan sarana komunikasi kita terhadap orang lain. Pribadi tidak bersifat resmi dan isinya bersifat pribadi. Pada umumnya berisi masalah-masalah pribadi. Meskipun tidak bersifat resmi, ada hal-hal yang perlu diperhatikan membuat surat pribadi, antara lain etika dan sopan santun berkirim surat. Bahasa yang digunakan dalam surat pribadi bergantung pada orang yang menerima surat. Misalnya, menulis surat kepada guru berbeda dengan menulisnya kepada sahabat. Apabila menulis surat kepada guru haruslah menggunakan bahasa sopan tetapi bila menulis kepada sahabat boleh menggunakan bahasa pergaulan sehari-hari. Tapi semenjak kemajuan teknologi informasi, seperti handphone. Ini tidak ada lagi orang yang menggunakannya. Karena sudah tergantikan dengan telepon seluler yang sangat mudah dan simple untuk menyampaikan berita kepada orang terdekat.
  2. Surat Resmi
    Surat resmi berisi dengan hal-hal kedinasan, antara suatu instansi dengan instansi lain, perorangan dengan sebuah instansi. Karena ini bersifat resmi maka ada ketentuan-ketentuan yang wajib tertera di dalamnya, yaitu kepala surat, tanggal penulisan , nomor lampiran, alamat tujuan, salam pembukaan, isi (tubuh), salam penutup, nama pengirim (tanda tangan, nama jelas, dan jabatan), dan tembusan (jika diperlukan).
  3. Surat Pembaca
    Surat pembaca juga bersifat pribadi yang bersifat resmi. Disebut pribadi karena memuat kepentingan pribadi yang dikirim atas nama pribadi, baik ditujukan terhadap orang lain secara perorangan, kelompok, instansi, maupun lembaga tertentu. Dalam penulisannya harus memerhatikan kaedah bahasa yang baku. Salah satu yang harus ada di dalamnya adalah permasalahan/usulan/saran yang akan disampaikan. hal itu dapat berwujud rasa terima kasih, kritikan, pujian, celaan, hinaan, permohonan, penjelasan, dll.
  4. Surat Kuasa
    Ini juga bersifat resmi. Bertujuan untuk memindahkan wewenang atau kuasa seseorang ke orang lain. Misalnya, seorang kepala/ketua besok harus menandatangani suatu dokumen/perjanjian dan kebetulan besok sang ketua ada halangan dan tidak bisa hadir, maka ketua mengeluarkan surat kuasa agar penandatanganan itu digantikan oleh wakil. Adapun hal yang wajib tercantum didalamnya, yaitu nama yang memberi kuasa dan nama penerima kuasa.
  5. Surat Niaga
    Dipergunakan oleh orang atau badan yang menyelenggarakan kegiatan usaha niaga, seperti perdagangan dan lain-lain. Ada beberapa jenis, yaitu sebagai berikut:

    1. Permintaan Penawaran
      Ini dikirimkan oleh  pembeli ke penjual, dimana isi nya pembeli meminta penjual untuk memberikan tanda penawaran tentang suatu produk yang ditawarkannya. Pembeli akan meminta nama produk, harga, cara pembayaran (cash atau cicilan) dan lama penyerahan barang.
    2. Penawaran
      Ini  merupakan balasan dari permintaan penawaran. Isi nya menyampaikan inormasi tentang segala produk yang pembeli inginkan seperti merek produk, harga, kualitas, pembayaran dan lain-lain.
    3. Pesanan
      Jika sudah membuat surat penawaran, maka kita tinggal menunggu balasan  dari pembeli, jika pembeli ingin memesan suatu produk ke pada si penjual, maka pembeli akan mengeluarkan tanda pesanan. Ini berisi nama dan jenis barang yang dipesan berikut harganya atau disertai dengan cara pembayaran yang diinginkan.  Jika pembeli melakukan pembayaran melalui bank, maka copy bukti pengiriman wajib dilampirkan.
    4. Pemberitahuan Pengiriman Barang
      Jika penjual menyetujui pesanan tersebut, maka penjual akan mengirimkan tanda pemberitahuan pengiriman barang, berguna supaya pembeli mengetahui kalau barang yang di inginkannya sedang diproses dan dalam sedang perjalanan. Biasanya ini dibuat dalam pengiriman barang dalam jumlah banyak.
    5. Surat Pengaduan
      Dibuat oleh pembeli, terjadi karena adanya masalah dengan produk yang diterimanya. Masalah tersebut terjadi karena produk yang dipesan tidak sesuai dengan barang yang diterima.
  6. Surat Lamaran Pekerjaan
    Ini ditulis oleh orang yang ingin mencari pekerjaan (pelamar). Informasi tentang adanya pekerjaan pada suatu instansi, baik instansi pemerintah ataupun swasta, biasanya dimuat di dalam media cetak (koran, majlah, tabloid), media elektronik (televisi, radio) dan media lainnya sebagai iklan lowongan pekerjaan. Ditulis setelah seorang pelamar mengetahui adanya iklan lowongan pekerjaan. Lowongan tersebut tentu saja sesuai dengan latar belakang pendidikan yang dimilikinya, Dikirim setelah ditulis oleh pencari kerja disertai kelengkapannya sebagai syarat yang diminta pada iklan lowongan pekerjaan tersebut.

Sumber Gambar : http://isites.harvard.edu/fs/docs/icb.topic775783.files/letter_writing.jpg

resepmasakanku.co